Author Archives: Erwin

About Erwin

Hanya mengikuti air..

Blog ini telah migrasi ke www.jejakdiri.com

Hi Sahabat, blog ini telah migrasi ke Domain sendiri, silahkan berkunjung ke : http://www.jejakdiri.com Salam super hangat, Erwin

Posted in Kelahiran, Mengenal Diri, Musik, Puisi, Ramadhan, Travelling | Leave a comment

Jalan Pulang

berlayar di laut lepas, mengembara di padang luas, jika tenang datang, Engkau jernih terlihat. ketika diri mengabur, Engkau susah terjangkau. Kembali pulang adalah kepastian, tinggal menunggu waktu, pasti kan menjelang.

Posted in Kelahiran, Puisi | 2 Comments

Badai pasir yang datang menyapa …

Malam ini langit ditutupi awan kelabu, mendapati kabar dari belahan dunia selatan sedikit ke timur, bahwa purnama indah sempurna. Ingin menikmati purnama itu, namun tidak untuk malam ini. Sore tadi masih terbayang, badai gurun itu datang lagi menyapa. Tak ada … Continue reading

Posted in Kelahiran | Tagged | 12 Comments

Air terjun Matabuntu pesona alami yang menyejukkan

Mata Buntu, Sejak dulu sering mendengar nama ini di sebut-sebut keluarga dan kawan-kawan di kampung, bahkan katanya pernah ditayangkan oleh salah satu stasiun TV swasta. Karena penasaran maka pada liburan di awal tahun 2011 kemarin saya sempatkan untuk berwisata dan … Continue reading

Posted in Travelling | 18 Comments

Tentang Kimia Cinta

Sahabat, Mungkin sebagian kita tidak menyenangi pelajaran kimia. Demikian pula saya pada awalnya. Pelajaran kimia adalah horor terbesar saya di waktu SMA dan berbanding tebalik dengan fisika yg menjadi favorit. Tetapi setelah memasuki bangku kuliah dan pikiran sedikit terbuka, disela … Continue reading

Posted in Mengenal Diri | Tagged | 10 Comments

Dua hari Ngapung di Red Sea

Dua malam ngapung di Red sea di penghujung April 2011, di dalam Dream master, sempat bertemu dengan dua orang makassar, para pelaut yang tangguh. Dua orang officer Arman dan Samuel. Tak menyangka akan bertemu mereka disini. Dan kaptennya juga orang … Continue reading

Posted in Travelling | 9 Comments

Secangkir Kopi untuk Jiwa

Pagi menjelang siang itu mobil kuparkir dibawah pohon parkiran Al markaz. Ada dua mobil yg sedang parkir saat aku datang, dan beberapa buah motor. Semua kendaraan itu saya kenali dengan jelas. Pasti teman-teman lagi ngopi di warung daeng baji ini. … Continue reading

Posted in Mengenal Diri | Tagged | 17 Comments

Cinta-Nya sudah ada sebelum aku

Aku keliru dalam empat hal. Aku mencoba mengingat-Nya, memahami-Nya, mencintai-Nya, dan mencari-Nya. Sesampai di tujuan, aku melihat ternyata Ia telah mengingatku sebelum aku mengingat-Nya. Pengetahuan-Nya tentang diriku mengalahkan pengetahuan-Ku tentang-Nya. Cinta-Nya kepadaku sudah ada sebelum cintaku pada-Nya. Dan, Ia sudah … Continue reading

Posted in Puisi | Tagged | Leave a comment

Sepi yang membatu

Sepi yang membatu.., dingin yang membeku.., lidah yang kelu.., jiwa yang letih.., harapan yang hampir sirna.., hujan yang tak kunjung turun..

Posted in Puisi | Leave a comment

mengendarai gelombang Laut Banda

mengendarai gelombang, Pernah ku membawa diri, menunggangi gelombang, pada musim timur yang kurang bersahabat, Angin menampakkan amarahnya guntur menggelegar, petir menyambar-nyambar. lumba2 bersembunyi dari hantaman hujan yang membatu, subuh itu di Selat banda, Berlayar mengarungi samudera membelah lautan yang senantiasa … Continue reading

Posted in Puisi | Tagged | 10 Comments