Category Archives: Puisi

Blog ini telah migrasi ke www.jejakdiri.com

Hi Sahabat, blog ini telah migrasi ke Domain sendiri, silahkan berkunjung ke : http://www.jejakdiri.com Salam super hangat, Erwin Advertisements

Posted in Kelahiran, Mengenal Diri, Musik, Puisi, Ramadhan, Travelling | Leave a comment

Jalan Pulang

berlayar di laut lepas, mengembara di padang luas, jika tenang datang, Engkau jernih terlihat. ketika diri mengabur, Engkau susah terjangkau. Kembali pulang adalah kepastian, tinggal menunggu waktu, pasti kan menjelang.

Posted in Kelahiran, Puisi | 2 Comments

Cinta-Nya sudah ada sebelum aku

Aku keliru dalam empat hal. Aku mencoba mengingat-Nya, memahami-Nya, mencintai-Nya, dan mencari-Nya. Sesampai di tujuan, aku melihat ternyata Ia telah mengingatku sebelum aku mengingat-Nya. Pengetahuan-Nya tentang diriku mengalahkan pengetahuan-Ku tentang-Nya. Cinta-Nya kepadaku sudah ada sebelum cintaku pada-Nya. Dan, Ia sudah … Continue reading

Posted in Puisi | Tagged | Leave a comment

Sepi yang membatu

Sepi yang membatu.., dingin yang membeku.., lidah yang kelu.., jiwa yang letih.., harapan yang hampir sirna.., hujan yang tak kunjung turun..

Posted in Puisi | Leave a comment

mengendarai gelombang Laut Banda

mengendarai gelombang, Pernah ku membawa diri, menunggangi gelombang, pada musim timur yang kurang bersahabat, Angin menampakkan amarahnya guntur menggelegar, petir menyambar-nyambar. lumba2 bersembunyi dari hantaman hujan yang membatu, subuh itu di Selat banda, Berlayar mengarungi samudera membelah lautan yang senantiasa … Continue reading

Posted in Puisi | Tagged | 10 Comments

Perjalanan Menuju Harmony.. 1430 Hijriah

malam dan siang, Tak pernah Ingkar tidak akan ada siang jika malampun tak ada silih berganti, dan saling mencari itulah keseimbangannya.. Goncangan adalah jalan untuk mencari harmony dari perjumpaan laut dan darat di dasar samudra didalamnya ada pelajaran bagi orang … Continue reading

Posted in Puisi, Ramadhan | Tagged | 5 Comments

Seperti diri dilapisi embun yang tipis

Setiap Pagi seperti ini, di atas salah satu puncak bukit barisan, semuanya hijau Aku mengintip langit dari balik celah awan, embunnya tersapu, tersebar oleh mentari yang menerobos di setiap sobekan awan yang kecil-kecil. di depan Serambi.., membiarkan sejuknya embun yang … Continue reading

Posted in Puisi | 13 Comments

Kau penuhi cawanku dengan anggur cintaMu.

Kau penuhi cawanku dengan anggur cintaMu. aku masih ingat, disaat aku kehausan, tertatih mencari air untuk kuminum. kutelah menyediakan cawan untuk menerima selaksa cinta yang kutemui di jalan-jalan, hingga ke lorong-lorong dunia, seluruh perjalanan memberikan warna tersendiri,penemuan-penemuanku akan anggur-anggur cinta … Continue reading

Posted in Puisi | 5 Comments

Disaat aku mencari

Disaat aku mencari. Dulu, Engkau belum memperkenalkan aku jalan ini. segala nikmat duniawi kurenggut tanpa hadir-Mu. dan hidup berlalu tanpa makna. Engkau biarkan aku dalam kebingungan sendiri. mencari sesuatu yang kutaktahu apa. semuanya kabur dan berliku. Saat Engkau hadir dan … Continue reading

Posted in Puisi | Tagged | 3 Comments